Minggu, 29 April 2012

LINDUNGI REMAJA DARI BAHAYA ROKOK

MAKALAH BAHASA INDONESIA 2






TIBYAN DIMAS MARHAM PUTRA
12109242

3 KA 24


SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012






KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas ini. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memenuhi tugas pembuatan makalah dari artikel yang telah ada pada mata kuliah Bahasa Indonesia 2.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi, penulisan maupun kata-kata yang digunakan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan laporan kerja praktek ini lebih lanjut, akan penulis terima dengan senang hati. Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas ini.
Akhirnya, tiada gading yang tak retak, meskipun dalam penyusunan makalah ini penulis telah mencurahkan semua kemampuan, namun penulis sangat menyadari bahwa hasil penyusunan makalah ini jauh dari sempurna dikarenakan keterbatasan data dan referensi maupun kemampuan penulis. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran serta kritik yang membangun dari berbagai pihak.





Bekasi, 29 April 2012


                                                                                               Tibyan Dimas Marham







DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR...........................................................................................ii
DAFTAR ISI.........................................................................................................iii
BAB I      PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah..................................................................1
1.2  Rumusan Masalah...........................................................................1
1.3  Tujuan Penulisan.............................................................................2
BAB II    PEMBAHASAN
                 2.1 Rokok...........................................................................................3
                 2.2 Statistik Pengguna Rokok di Indonesia...........................................4
                 2.3 Kenapa Remaja Merokok?...........................................................4
                 2.4 Bahaya Rokok pada Remaja........................................................ 5
                 2.5 Melindungi Remaja dari Bahaya Rokok.........................................6
Bab III     KESIMPULAN DAN SARAN
                 3.1 Kesimpulan...................................................................................8
                 3.2 Saran............................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................9





BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Pada remaja saat ini, merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing. Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi perokok, namun di lain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi perokok sendiri maupun orang-orang disekitarnya. Berbagai kandungan zat yang terdapat di dalam rokok memberikan dampak negatif pada tubuh penghisapnya. Beberapa motivasi yang melatar belakangi merokok adalah untuk mendapat pengakuan (anticipatory beliefs) untuk menghilangkan kekecewaan (reliefing beliefs) dan menganggap perbuatannya tersebut tidak melanggar norma (permission beliefs/positive). Hal ini sejalan dengan kegiatan merokok yang dilakukan oleh remaja yang biasanya dilakukan di depan orang lain, terutama dilakukan di depan kelompoknya karena mereka sangat tertatik kepada kelompok sebayanya atau dengan kata lain terikat dengan kelompoknya.

Masa remaja bisa jadi masa di mana individu mengkonsumsi rokok. Smet berpendapat bahwa usia pertama kali merokok umumnya berkisar antara usia 11-13 tahun dan mereka pada umumnya merokok sebelum usia 18 tahun. Usia tersebut dapat dikategorikan termasuk dalam rentangan masa remaja. Lebih jauh lagi Data WHO mempertegas bahwa remaja memiliki kecenderungan yang tinggi untuk merokok, data WHO menunjukkan bahwa dari seluruh jumlah perokok yang ada di dunia sebanyak 30% adalah kaum remaja.

1.2  Rumusan Masalah
a.       Kenapa remaja merokok?
b.      Apa bahaya rokok bagi remaja?
c.       Bagaimana melindungi remaja dari bahaya rokok?



1.3  Tujuan Penulisan
Salah satu penyebab kenapa perokok baru terus bertambah adalah karena gencarnya iklan rokok yang beredar di masyarakat, ditambah dengan adanya image yang dibentuk oleh iklan rokok tersebut sehingga terlihat seakan orang yang merokok adalah orang yang sukses & tangguh yang dapat melalui rintangan apapun. Untuk remaja, pengaruh pergaulan teman sebaya juga turut menjadi andil untuk pertumbuhan perokok baru. Terkadang remaja menjadi perokok pemula karena adanya desakan dari teman-teman mereka untuk dapat diterima dalam pergaulan ataupun supaya dapat dipandang lebih keren oleh lawan jenisnya.
Pada remaja, masalah kesehatan jangka pendek termasuk diantaranya penyakit yang dapat timbul akibat rokok adalah gangguan pernafasan, kecanduan nikotin serta meningkatnya resiko untuk menggunakan bahan berbahaya lain termasuk obat terlarang. Sedangkan masalah jangka panjangnya adalah kenyataan bahwa sekali orang telah menjadi perokok aktif maka biasanya akan terus menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya.
Apabila anak anda sudah terlanjur untuk merokok, jangan mengancam dengan memberi ultimatum untuk berhenti merokok. Sebaiknya dukung dia, cari tahu alasan kenapa mereka merokok kemudian diskusikan mengenai langkah yang dapat diambil untuk membantu mereka berhenti merokok.











BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Rokok
Rokok adalah produk yang berbahaya & adiktif (menimbulkan ketergantungan) karena didalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya yang 69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung didalam rokok antara lain : tar, karbon monoksida, sianida, arsen, formalin, nitrosamine dll. Efek rokok terhadap kesehatan sendiri sangat membahayakan, akibat kandungan berbagai bahan kimia berbahaya yang ada di dalam rokok maka dengan merokok sama saja kita memasukkan bahan-bahan berbahaya tersebut ke dalam tubuh kita. Penyakit-penyakit yang diketahui dapat disebabkan oleh rokok antara lain : kanker tenggorokan, kanker paru-paru, kanker lambung, penyakit jantung koroner, pneumonia, gangguan sistem reproduksi dll.
Tetapi walaupun rokok sudah banyak diketahui bahayanya & menimbulkan banyak penyakit , masih banyak saja orang yang tetap merokok. Salah satu alasannya adalah kandungan nikotin di dalam rokok akan menimbulkan kecanduan bagi para penghisapnya sehingga apabila mereka tidak merokok, mereka akan merasakan gangguan seperti gelisah, berkeringat dingin, sakit perut dll. Kemudian ketika mereka merokok kembali & nikotin telah menyentuh otak lagi, barulah mereka akan merasa tenang & dapat berkonsentrasi.
Oleh sebab itu banyak perokok yang akan terus menjadi perokok seumur hidupnya, walaupun apabila mereka mempunyai keinginan yang kuat untuk berhenti, mereka sulit menghentikan kecanduan mereka terhadap rokok. Salah satu hal lain yang turut menjadi keprihatinan adalah jumlah perokok yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berarti bahwa terdapat pertambahan perokok baru setiap saat yang kemungkinan besar akan terus menjadi perokok aktif seumur hidupnya. Perokok baru tersebut sebagaian besar adalah anak-anak & remaja.



2.2 Statistik Pengguna Rokok di Indonesia
Berdasarkan data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2001 & 2004 didapatkan kenaikan pada jumlah perokok baik dewasa maupun anak-anak di Indonesia. Dimana kenaikan berarti terjadi pada perokok perempuan (baik dewasa ataupun remaja) serta anak-anak. Pada tahun 2001 jumlah perokok perempuan dewasa di Indonesia adalah 1,3 % yang kemudian pada tahun 2004 angka tersebut naik menjadi 4,5 % (naik 3,5x) kemudian untuk perempuan remaja (usia 15-19 tahun) pada tahun 2001 sebanyak 0,2 % naik menjadi 1,9 % pada tahun 2004 (naik 9,5x). Untuk perokok anak-anak sendiri (usia 5-9 tahun) pada tahun 2001 sebesar 0,4 % naik menjadi 1,8 % pada tahun 2004 (naik > 4x).
Hal ini tentu menjadi keprihatinan bagi kita semua karena bila dilihat berdasarkan statistik pengguna rokok tersebut didapatkan peningkatan jumlah perokok aktif dari waktu ke waktu. Bisa dilihat bahkan anak-anak seusia 5 tahun pun sudah mulai mengenal rokok & kemungkinan besar akan menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya yang tentu saja akan membuatnya lebih lama terkena bahaya rokok & lebih rentan pula untuk terkena penyakit karena rokok.

2.3 Kenapa Remaja Merokok?
Salah satu penyebab kenapa perokok baru terus bertambah adalah karena gencarnya iklan rokok yang beredar di masyarakat, ditambah dengan adanya image yang dibentuk oleh iklan rokok tersebut sehingga terlihat seakan orang yang merokok adalah orang yang sukses & tangguh yang dapat melalui rintangan apapun. Iklan, promosi ataupun sponsor kegiatan yang dilakukan oleh para produsen rokok merupakan sarana yang sangat ampuh untuk mempengaruhi remaja & anak-anak. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Hamka beserta Komnas Anak pada tahun 2007 memperlihatkan bahwa sebanyak 99,7 % anak melihat iklan rokok di televisi, dimana 68 % mengatakan memiliki kesan positif terhadap iklan rokok tersebut & 50 % mengatakan menjadi lebih percaya diri seperti di iklan.
Untuk remaja, pengaruh pergaulan teman sebaya juga turut menjadi andil untuk pertumbuhan perokok baru. Terkadang remaja menjadi perokok pemula karena adanya desakan dari teman-teman mereka untuk dapat diterima dalam pergaulan ataupun supaya dapat dipandang lebih keren oleh lawan jenisnya. Para remaja tersebut tentu belum mengerti benar mengenai bahaya yang dapat disebabkan oleh rokok ataupun penyakit yang dapat timbul karena rokok. Hal ini tentu harus menjadi perhatian tersendiri bagi para orang tua untuk dapat memberi pemahaman terhadap anak-anaknya.

2.4 Bahaya Rokok pada Remaja
Pada remaja, masalah kesehatan jangka pendek termasuk diantaranya penyakit yang dapat timbul akibat rokok adalah gangguan pernafasan, kecanduan nikotin serta meningkatnya resiko untuk menggunakan bahan berbahaya lain termasuk obat terlarang. Sedangkan masalah jangka panjangnya adalah kenyataan bahwa sekali orang telah menjadi perokok aktif maka biasanya akan terus menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya.
Berikut beberapa masalah lain yang dapat timbul akibat bahaya rokok :
  • Perokok mempunyai fungsi paru-paru yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok.
  • Merokok mengurangi pertumbuhan paru-paru.
  • Pada orang dewasa, penyakit yang disebabkan oleh rokok adalah penyakit jantung & stroke. Penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut juga mulai terlihat pada remaja yang menggunakan rokok.
  • Merokok dapat menurunkan performa & daya tahan tubuh para remaja, bahkan pada remaja yang aktif berolahraga.
  • Secara rata-rata, orang yang merokok 1 bungkus atau lebih setiap harinya berkurang hidupnya selama 7 tahun dibandingkan orang yang tidak merokok.
  • Merokok sejak usia dini akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker paru-paru. Untuk penyakit lain karena rokok maka resikonya juga akan semakin meningkat apabila terus merokok.
  • Remaja yang menggunakan rokok mempunyai kemungkinan 3x lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak merokok untuk menggunakan alkohol, 8x lebih banyak untuk menghisap ganja serta 22x lebih banyak untuk menggunakan kokain. Merokok juga sering dihubungkan dengan terjadinya kelakukan beresiko lain seperti berkelahi ataupun melakukan hubungan seksual secara dini. Bahaya merokok pada remaja dengan kata lain memberi efek buruk lebih dini.

2.5 Melindungi Remaja dari Bahaya Rokok
Berikut tips dari mayoclinic untuk membantu remaja agar dapat menjauhi rokok :

1.      Pahami ketertarikan yang dapat ditimbulkan oleh rokok.
Terkadang remaja melihat rokok sebagai suatu bentuk pemberontakan atau sebagai cara untuk dapat diterima oleh teman-temannya. Untuk mengetahui lebih jelas ajaklah anak berdiskusi mengenai rokok termasuk pandangannya mengenai rokok tersebut.
2.      Katakan tidak pada rokok.
Mungkin terkadang para orang tua merasa bahwa anak tidak pernah mendengarkan ucapan mereka, tetapi jangan patah semangat. Tetaplah katakan tidak pada rokok & bilang bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima oleh anda.
3.      Berikan contoh yang baik.
Anak biasanya akan meniru tindakan orang terdekatnya, jadi apabila orang tua melarang anaknya untuk merokok, sebaiknya mereka pun juga tidak mengkonsumsi rokok.
4.      Rokok bukanlah hal yang keren.
Tunjukkan pada anak bahwa merokok bukanlah sesuatu hal yang keren atau dapat dibanggakan. Rokok dapat membuat nafas menjadi bau, membuat gigi menjadi kuning, menyebabkan batuk & kehilangan tenaga untuk dapat melakukan aktifitas olahraga ataupun kegiatan lain.
5.      Rokok membuang uang.
Merokok merupakan hal yang mahal. Bantu anak untuk menghitung pengeluaran yang harus dilakukan apabila mengkonsumsi rokok selama seminggu, sebulan ataupun setahun. Bandingkan uang tersebut dengan barang elektronik ataupun barang lain yang dapat diperoleh apabila tidak merokok.
6.      Pahami tekanan dari teman sebaya.
Adanya teman yang merokok dapat mempengaruhi anak. Berikan mereka kepercayaan diri untuk dapat bersosialisasi dengan teman mereka tanpa merokok.
7.      Tangani kecanduan akibat rokok dengan serius.
Banyak remaja yang percaya bahwa mereka dapat berhenti merokok kapanpun mereka mau, tetapi kenyataannya nikotin dapat membuat mereka menjadi kecanduan sama seperti pada orang dewasa.
8.      Berikan gambaran mengenai masa depan mereka.
Anak-anak cenderung percaya bahwa mereka tidak akan terkena dampak buruk dari rokok. Tetapi masalah kesehatan seperti kanker, serangan jantung & stroke sangat beresiko dialami oleh mereka yang merokok. Berilah contoh orang yang anda kenal yang menderita karena rokok
9.      Awasi penggunaan produk bertembakau lainnya
Banyak jenis produk bertembakau lainnya yang dianggap lebih aman daripada rokok. Tetapi sebenarnya produks tersebut sama saja dengan rokok, dapat menimbulkan ketergantungan serta bahaya kesehatan yang sama.
10.  Ikut terlibat secara aktif.
Aktiflah untuk ikut terlibat dalam kegiatan pencegahan rokok baik di sekolah ataupun lingkungan rumah.

Apabila anak anda sudah terlanjur untuk merokok, jangan mengancam dengan memberi ultimatum untuk berhenti merokok. Sebaiknya dukung dia, cari tahu alasan kenapa mereka merokok kemudian diskusikan mengenai langkah yang dapat diambil untuk membantu mereka berhenti merokok.









BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan
Salah satu penyebab kenapa perokok baru terus bertambah adalah karena gencarnya iklan rokok yang beredar di masyarakat, ditambah dengan adanya image yang dibentuk oleh iklan rokok tersebut sehingga terlihat seakan orang yang merokok adalah orang yang sukses & tangguh yang dapat melalui rintangan apapun. Untuk remaja, pengaruh pergaulan teman sebaya juga turut menjadi andil untuk pertumbuhan perokok baru. Terkadang remaja menjadi perokok pemula karena adanya desakan dari teman-teman mereka untuk dapat diterima dalam pergaulan ataupun supaya dapat dipandang lebih keren oleh lawan jenisnya.
Pada remaja, masalah kesehatan jangka pendek termasuk diantaranya penyakit yang dapat timbul akibat rokok adalah gangguan pernafasan, kecanduan nikotin serta meningkatnya resiko untuk menggunakan bahan berbahaya lain termasuk obat terlarang. Sedangkan masalah jangka panjangnya adalah kenyataan bahwa sekali orang telah menjadi perokok aktif maka biasanya akan terus menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya.
Apabila anak anda sudah terlanjur untuk merokok, jangan mengancam dengan memberi ultimatum untuk berhenti merokok. Sebaiknya dukung dia, cari tahu alasan kenapa mereka merokok kemudian diskusikan mengenai langkah yang dapat diambil untuk membantu mereka berhenti merokok.

3.2 Saran
            Sebaiknya pemerintah mengadakan seminar atau penyuluhan mengenai bahaya merokok, terutama pada remaja dengan usia diatas 13 tahun. Dan membatasi iklan-iklan rokok pada media. Orang tua pun ikut serta berpartisipasi dengan menasehati anak-anaknya mengenai bahaya rokok.
           






DAFTAR PUSTAKA

http://medicastore.com/artikel/299/index.html

           





Rabu, 11 April 2012


TIBYAN DIMAS MARHAM PUTRA
12109242
3KA24


TUGAS RESENSI
BAHASA INDONESIA 2


1.      Data Publikasi
a.      Judul Artikel                    : Kamera Ponsel Kian Canggih, Apa Antisipasi Vendor Kamera?
b.      Nama Penulis                    : Santi Dwi Jayanti
c.       Penerbit                            : detikinet
d.      Tanggal                             : 29 Februari 2012
f.       Tema                                 : Teknologi

2.      Ringkasan
Kamera smartphone dengan kamera DLSR memang tidak bisa dibandingkan kualitasnya karena teknologi yang diusung masing-masing piranti terpaut jauh. Namun jika berbicara mengenai compact camera, Lucky Sebastian selaku pakar smartphone Android meyakini bahwa keberadaan smartphone makin mengancam kamera kategori tersebut.
Lantas peningkatan apa yang akan dilakukan vendor kamera di kategori kamera saku (compact) guna mengantisipasi ancaman dari teknologi smartphone? Vendor compact camera akan meningkatkan kualitas di ISO tinggi. Sebagian besar pemotretan ada di kondisi low light, sehingga sebisa mungkin menekan noise yang ada.

3.      Keunggulan
Compact camera akan meningkatkan kualitas di ISO tinggi. Sebagian besar pemotretan ada di kondisi low light, sehingga sebisa mungkin menekan noise yang ada. Teknologi tersebut belum ada di kamera smartphone.

4.      Kelemahan
                   Masyarakat lebih memilih kamera smartphone, karena mudah dibawa kemana-mana dan sudah mendekati kecanggihan dari compact camera.


5.      Pendapat Akhir
       Mungkin di masa yang akan datang, teknologi kamera smartphone sudah sama atau mungkin melebihi teknologi compact camera, sehingga masyarakat lebih memilih kamera smartphone dibandingkan dengan compact camera



Lampiran :

Jakarta - Kamera smartphone dengan kamera DLSR memang tidak bisa dibandingkan kualitasnya karena teknologi yang diusung masing-masing piranti terpaut jauh. Namun jika berbicara mengenaicompact camera, Lucky Sebastian selaku pakar smartphone Android meyakini bahwa keberadaan smartphone makin mengancam kamera kategori tersebut.

"Smartphone mulai menggantikan compact camera, meski untuk DSLR masih jauh," tukasnya dalam acara Ngopi bareng detikINET, Selasa (28/2/2012). Moment adalah salah satu alasannya, di mana smartphone dengan keringkasan yang ia miliki, bisa menangkap moment dengan cepat. "Handphone sudah menangkap esensinya, ia bisa merekam moment dengan cepat," tambahnya.

Tak hanya keringkasan, teknologi di smartphone juga makin mumpuni. Tengok saja lensa yang dimiliki sejumlah ponsel yang sudah memungkinkan user mendapatkan efek bokeh dengan adanya aperture lebar. Pun juga dengan dirilisnya Nokia Pure View dengan kekuatan 41 MP, kamera smartphone terlihat makin digdaya.

Nah, di lain sisi, Sintra Wong selaku Marketing Manager Canon Image Communication Product Division mengakui bahwa loncatan teknologi yang ada di smartphone memang mengagumkan dan ada kemungkinan pelibasan itu terjadi, namun belum untuk saat ini. 
"Dengan teknologi kamera smartphone sekarang, bisa jadi. Tapi sebelum hari itu datang, kamera saku masih berjuang dengan fitur-fitur unggulannya seperti HS System," tukasnya.

Lantas peningkatan apa yang akan dilakukan vendor kamera di kategori kamera saku (compact) guna mengantisipasi ancaman dari teknologi smartphone? "Kami akan meningkatkan kualitas di ISO tinggi. Sebagian besar pemotretan ada di kondisi low light, sehingga sebisa mungkin kami menekan noise yang ada," ujar Sintra lebih lanjut. Seperti diketahui, noise atau bintik-bintik pada kamera berpotensi muncul saat pemakaian ISO tinggi. ISO tinggi sendiri dipakai biasanya untuk melakukan pemotretan dalam kondisi yang minim cahaya.

Jumat, 13 Januari 2012


Hola,,,,
Untuk anda yang udah ngebuat aplikasi di eclipse dan mapnya berjalan normal di emulator tetapi mapnya gak keluar kalo udah di instal di HP(Device) android anda......

Sebelumnya saya udah kasih tutorial tentang Mendapatkan Google API Key dan bila ada masalah dengan map nya muncul di emulator tapi kok gak muncul pas udah di jadiin .apk, di instal dan dijalankan di HP/Device Android????


Kenapa???Salah saya dimana?? Perasaan saya udah ngikutin tutorial yang diberikan......T.T

Terus salah gue?? salah keluarga gue?? salah temen2 gue???.....ahahhaha becanda...

oke saya akan kasih tutorial bikin .apk nya biar mapnya lancar di HP Android yukkkkk....

1) Baca Bismilah biar kerjaan kita lancar......

2 Pada project explorer (yang disebelah kiri workspace) klik kanan di project yang akan dibuat .apk >>>pilih Android Tools >> Export Signed Application Package



3) Pada project check pilih next....

4) Pada keystore selection pilih 'use existing keystore' >> Location : browse tempat anda menyimpan debug.keystore (yang anda generate di google) >>> Password : android >> next...


5) Pada KeyAlias Selection,,,pilih 'use existing key' >>> Alias : androiddebugkey >>> Password : android >>> next.....


6) Pilih dimana anda akan menyimpan .apk nya >>> finish,,,,,,

Tinggal ambil file .apk nya trus di install deh di device agan2 sekalian,,,,,,,,,,jangan lupa paket datanya di nyalain yah....>.<

makasihhhh,,,,,,,

mau buat BACKKEY PRESS Di Program Android???

Mau coba bikin aplikasi map buat android dari eclipse?? udah buat tapi kok di emulator mapnya gak muncul??

Salah satu kesalahannya adalah tidak mencantumkan google API Key pada main.xml. API Key digunakan untuk menampilkan map di android.


Contoh API Key pada main.xml

Setiap komputer/laptop yang digunakan cuma bisa menggenerate 1 API Key,,,,,,
Langkah-langkah mendapatkan API Key :

1)Cari file debug.keystore di C:\Documents and Settings\<username>\Local Settings\Application Data\Android untuk XP atau C:\Users\<username>\.android  untuk windows 7


2)Copy file debug.keystore ke direktori C:\android (silahkan buat sendiri folder android nya, dan ini hanya memudahkan kita untuk langkah selanjutnya, kalo g dicopy juga ga papa, tapi nanti penulisan panjang)


3)Buka Command Prompt(cmd) dan masuk ke direktory JDK di program files untuk mengeksekusi keytool.exe,,,,biasanya letak address nya di C:\Program Files\Java\<JDK_version_number>\bin



4)Lanjutkan dengan command :
keytool.exe -list -alias androiddebugkey -keystore 
"C:\android\debug.keystore" -storepass android -keypass android
Tekan enter dan hasilnya akan keluar fingerprint (MD5) setiap komputer/leptop beda-beda...

5)Copy fingerprint nya dan buka http://code.google.com/android/maps-api-signup.html 
  Scrool kebawah, ceklist I have read and agree with the terms and conditions  dan masukkan kode fingerprint yang tadi dicopy dari cmd...
    Klik generate API Key.....

6) Taraa,,,,, sekarang anda sudah mendapatkan Map Api Key,,,(copy key ke txt agar bila membutukan lagi tidak usah generate)
mantap kan,,,,,,
hoohohoho,,,,lanjutkan membuat map android...>.<


Kamis, 12 Januari 2012


Pengertian Birokrasi

Birokrasi berasal dari kata “bureau” yang berarti meja atau kantor; dan kata “kratia” (cratein) yang berarti pemerintah. Jadi pada mulanya, istilah ini digunakan untuk menunjuk pada suatu sistematika kegiatan kerja yang diatur atau diperintah oleh suatu kantor melalui kegiatan-kegiatan administrasi (Ernawan, 1988).
Birokrasi berdasarkan definisi yang dikemukakan oleh beberapa ahli adalah suatu sistem kontrol dalam organisasi yang dirancang berdasarkan aturan-aturan yang rasional dan sistematis, dan bertujuan untuk mengkoordinasi dan mengarahkan aktivitas-aktivitas kerja individu dalam rangka penyelesaian tugas-tugas administrasi berskala besar

Birokrasi merupakan keseluruhan pejabat negara di bawah pejabat politik. Birokrasi juga bisa diartikan sebagai setiap organisasi berskala besar. Ini merupakan definisi birokrasi yang bebas dari value (nilai), yakni birokrasi tidak dilihat dari penilaian baik atau buruk.

Menurut Peter M. Blau birokrasi adalah “tipe organisasi yang dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas administratif dalam skala besar dengan cara mengkoordinasi pekerjaan banyak orang secara sistematis”.
Hegel berpendapat birokrasi adalah medium yang dapat dipergunakan untuk menghubungkan kepentingan partikular dengan kepentingan general (umum). Sementara itu teman seperjuangannya Karl Marx berpendapat bahwa birokrasi merupakan instrumen yang dipergunakan oleh kelas yang dominan untuk melaksanakan kekuasaan dominasinya atas kelas-kelas sosial lainnya, dengan kata lain birokrasi memihak kepada kelas partikular yang mendominasi tersebut.

Apa yang terbayang dalam pikiran anda ketika mendengar kata birokrasi? Proses pelayanan publik yang lamban, berbelit-belit, berputar-putar serta tidak jelas alur kerjanya ? Merasa di pingpong kesana kemari tanpa kepastian yang jelas ? Bayangkan ketika anda sudah datang pagi-pagi sebelum jam kantor pelayanan publik buka, kemudian anda menunggu sudah satu jam lebih dari jam masuk namun masih belum ada pegawai yang datang melayani anda ? Marah, dongkol itu yang anda rasakan tapi kemarahan itu semakin menjadi-jadi karena anda tidak bisa berbuat apa-apa. Wikipedia Bahasa Indonesia mendefinisikan birokrasi sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando berbentuk piramida, dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif maupun militer.
Masih dari laman Wikipedia Bahasa Indonesia yang sama, Kamus Besar Bahasa Indonesia, mendefinisikan birokrasi sebagai:
1. Sistem pemerintahan yang dijalankan oleh makan pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hirarki dan jenjang jabatan
2.   Cara bekerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban, serta menurut tata aturan (adat dan sebagainya) yang banyak liku-likunya dan sebagainya.


Manajemen Keuangan Masalah Utama Birokrasi

Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. Dalam hal ini organisasi adalah struktur pemerintahan di Jabodetabek.

Dalam manajemen keuangan tidaklah lepas dari masalah korupsi. Mungkin karena korupsi sudah menjadi tradisi dalam pengelolaan keuangan bagi unsur-unsur pemerintahan seperti di Jabodetabek ini.
Meski reformasi birokrasi sudah berjalan, namun pelayanan birokrasi khususnya di bidang keuangan masih belum optimal. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab belum optimalnya pelayanan, di antaranya aparat birokrasi yang kurang profesional dan lambatnya pelayanan dalam mengikuti perkembangan jaman, contohnya dalam hal penggunaan teknologi.

Pegawai pemerintahan perlu meningkatkan efisiensi kerja. Dan pemerintah dituntut memperkokoh kelembagaan. Upaya memperkokoh kelembagaan dapat dilakukan dengan berbagai langkah, di antaranya dengan meningkatkan koordinasi antar individu, meningkatkan kapasitas internal, dan mengubah pola pikir individu juga organisasi. Transformasi kelembagaan secara sungguh-sungguh diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pelayanan publik.

Selain itu, pelayanan publik dinilai dalam sistem pengelolaan negara harus bersih dari praktek-praktek kecurangan seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. 
Contohnya tentang pengurusan KTP atau kartu kuning yang masih diwarnai pungutan.Padahal di dalam aturan, tidak dibebankan biaya apapun. Demikian juga pengurusan SIM yang tanpa pelicin bisa berminggu-minggu lamanya. Hal ini dapat kita jumpai dalam pemerintahan di Jabodetabek, walaupun daerah lain tidak tertutup kemungkinan juga melakukannya.
Geoge  Junus  Aditjondro telah melontarkan ide tetang model korupsi tiga lapis, yang marak terjadi di Indonesia, yaitu:

1. Korupsi lapis pertama, dimana permintaan untuk diberi balas jasa berasal
dari para birokrat atau pejabat pelayanan publik, yang diajukan kepada
masyarakat.
2. Korupsi lapis kedua, dimana lahir jejaring korupsi antara birokrat, politisi,
aparat penegak hukum, dan perusahaan yang memperoleh perlakuan
istimmewa.
3. Korupsi lapis ketiga, yakni korupsi yang melibatkan organ-organ
internasional, termasuk di dalamnya lembaga-lembaga donor yang
memberikan bantuan untuk program anti korupsi.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!