Tampilkan postingan dengan label Tugas Teori Organisasi Umum 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Teori Organisasi Umum 2. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juni 2011

TUGAS 5
1. Jelaskan apa yang dmaksud dengan :
2. Uang Fiat, Uang komoditas, Uang hampir liquid
3. Jelaskan apa fungsi uang
4. Sebutkan dan jelas kan apa motivasi orang memegang uang?
5. Sebut kan lembaga keuangan non bank itu apa saja?
1.
a. Uang Fiat / Uang Token
Uang fiat adalah uang yang nilai nominalnya jauh lebih tinggi daripada bahan pembuat uang tersebut. Uang tersebut menjadi berharga karena pemerintah dan masyarakat telah sepakat untuk menerima uang tersebut dengan nilai tertentu. Contoh : uang Rp. 50.000,- biaya produksinya mungkin tidak sampa Rp. 20.000 perlembarnya, namun lembaran uang tersebut memiliki nilai sama dengan emas senilai Rp. 50.000,-.
b. Uang Komoditas
Uang Komoditas adalah uang yang nilai bahan pembuatnya / komoditas bahan sama dengan nilai nominal uang tersebut. Contoh : Jaman dulu perunggu, perak dan emas dijadikan sebagai alat tukar transaksi ekonomi yang nilainya berbeda-beda satu sama lain di mana emas lebih tinggi dari perak dan perak lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan perunggu.
c. Uang Hampir Likuid Sempurna
Uang hampir likuid sempurna adalah suatu aset yang dapat dijadikan sebagai uang namun tidak semua pelaku ekonomi mau menerima sebagai alat pembayaran karena harus ditukarkan lebih dulu dengan uang likuid (uang fiat dan komoditas) jika ingin digunakan pada seluruh pelaku ekonomi. Contohnya seperti cek yang dapat dipakai di beberapa tempat sebagai alat pembayaran yang dapat dicairkan menjadi uang sungguhan.
2. Fungsi asli uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.
Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.
Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.
Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai fungsi turunan. Fungsi turunan itu antara lain uang sebagai alat pembayaran, sebagai alat pembayaran utang, sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan (modal), dan alat untuk meningkatkan status sosial.
3. Manusia memiliki alasan masing-masing dalam memegang uang / duit dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka mau memiliki dan menyimpan uang di rumah, di bank, di dompet, di celengan, dan lain sebagainya.
a. Untuk kebutuhan Transaksi
Dalam menjalani hidup, manusia membutuhkan uang untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli baik barang maupun jasa. Transaksi akan mengalami peningkatan jika pendapatan seseorang naik. Karakter dari motivasi ini adalah berhubungan positif dengan pendapatan dan berhubungan negatif dengan perkiraan inflasi serta uang menjadi alat tukar. Contoh : memiliki uang untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari di mini market.
b. Untuk Berjaga-Jaga
Jika suatu waktu terjadi sesuatu yang tidak diduga yang bersifat darurat maka uang yang dimiliki dapat dipergunakan. Karakter dari motivasi ini adalah berhubungan positif dengan pendapatan dan berhubungan negatif dengan perkiraan inflasi serta uang menjadi alat tukar dan penyimpan nilai. Contoh : Jika anak tiba-tiba sakit maka uang yang ada di bawah kasur diambil untuk membiayai pengobatan anak.
c. Untuk Mendapatkan Keuntungan / Berinvestasi
Seseorang atau badan usaha dapat mempergunakan uang yang dimilikinya dengan menginvestasikan pada usaha-usaha tertentu demi mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut sebesar-besarnya. Karakter dari motivasi ini adalah berhubungan negatif dengan tingkat bunga dan berhubungan negatif dengan perkiraan inflasi serta uang menjadi aset dan penyimpan nilai. Contoh : Memebeli deposito perusahaan terkenal dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan besar dari uang yang ditanamnya.
4. a. perusahaan asuransi
perlindungan finansial untuk menghadapi berbagai hal yang kurang menguntungkan, misalnya kecelakaan, sakit keras, bahkan kematian.
b. lembaga dana pensiun
bagi pegawai perusahaan swasta,jasa dana pensiun dapat nenberikan ketenangan dan jaminan hari tua sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.
c. perusahaan investasi
peningkatan kemampuan untuk membeli atau memiliki berbagai jenis atau tipe aset finansial.
d. perusahaan pembiayaan
LKKB umum nya mengumpulkan dana dari individu atau organisasi dalam jumlah – jumlah kecil kemudian menyalurkanya dalam bentuk pinjaman berkala besar.
e. Pegadaian
memberikan bantuan keuangan dengan jaminan aset peminjam,yang diserah kan pada lembaga pegadaian.
Tugas 4
PT. KONVEKSI JAYA
A. ONGKOS
Teori Biaya Produksi
Dalam ilmu ekonomi biaya adalah biaya kesempatan atau Opportunitity cost dengan kesempatan untuk memperoleh yg hilang karena memilih alternatif lain atau biaya eksplisit: Biaya TK / w, barang modal / r dan kewirausahaan.
- Biaya ekonomi : alternatif penggunaan uang
- Biaya akuntansi : total uang yg dilekuarkan untuk memperoleh hasil
Tabel Biaya Produksi




Kesimpulan Tabel Biaya Produksi berdasarkan PT. Konveksi Jaya diatas:
v Produksi adalah faktor produksi terdiri dari modal, manusia , bahan baku, alat dan teknologi.
v Biaya adalah uang yang dikeluarkan dengan menghasilkan tujuan tertentu.
TOTAL COST TC = FC + VC
Total Cost (ongkos total ) adalah penjumlahan antara (ongkos total tetap) FC dengan (ongkos total variabel) VC.
1. Rp 10.000 + Rp 10.000 = Rp 20.000
2. Rp 10.000 + Rp 30.000 = Rp 40.000
3. Rp 10.000 + Rp 50.000 = Rp 60.000
4. Rp 10.000 + Rp 70.000 = Rp 80.000
5. Rp 10.000 + Rp 90.000 = Rp 100.000
Total Cost secara keseluruhan adalah Rp 300.000
BIAYA RATA-RATA AC = TC / Q
1. Rp 20.000 / 0 = 0
2. Rp 40.000 / 2 = Rp 20.000
3. Rp 60.000 / 4 = Rp 15.000
4. Rp 80.000 / 8 = Rp 10.000
5. Rp 100.000/10=Rp 10.000
Biaya Rata-Rata secara keseluruhan adalah Rp 55.000
RATA-RATA BIAYA TETAP AFC = FC / Q
1. Rp 10.000 / 0 = 0
2. Rp 10.000 / 2 = Rp 5.000
3. Rp 10.000 / 4 = Rp 2.500
4. Rp 10.000 / 8 = Rp 1.250
5. Rp 10.000 /10= Rp 1.000
Rata-Rata Biaya Tetap secara keseluruhan adalah Rp 9.750
RATA-RATA BIAYA TIDAK TETAP AVC = VC / Q
1. Rp 10.000 / 0 = 0
2. Rp 30.000 / 2 = Rp 15.000
3. Rp 50.000 / 4 = Rp 12.500
4. Rp 70.000 / 8 = Rp 8.750
5. Rp 90.000 /10= Rp 9.000
Rata-Rata Biaya Tidak Tetap secara keseluruhan adalah Rp 45.250
MARGINAL COST MC = (TCsesudah - TCsebelum) / (Qsesudah – Qsebelum)
MC = ∂TC
∂Q
2. (Rp 40000 – Rp 20000) / (2 – 0) = Rp 10.000
3. (Rp 60000 – Rp 40000) / (4 – 2) = Rp 10.000
4. (Rp 80000 – Rp 60000) / (8 – 4) = Rp 5.000
5. (Rp 100000–Rp 80000) / (10–8) = Rp 10.000
Marginal Cost secara keseluruhan adalah Rp 35.000
B. PENERIMAAN
MAKSIMUMKAN LABA
Kompensasi atas resiko yang ditanggung Perusahan dan nilai penerimaan total Perusahaan dikurangi Biaya Total yang Dikeluarkan Perusahaan.
Semakin besar resiko laba diperoleh harus besar dan sebaliknya.
Ï€ = TR – TC Ï€ = Laba atau Profit
Pendapatan Total=TR (Total Revenue) dan Biaya Total=TC (Total Cost) dimana π > 0 Laba dimana TR > TC
Jadi, Pendekatan Totalitas atau Totality Approach adalah membandingkan Pendapatan Total (TR) dan Biaya Total (TC)
TR = Q x P/output P = Price dan Q = Quantity
TC = FC + VC FC = ongkos total tetap dan VC = ongkos total variabel.
Penjelasan diatas dapat dianalisa sebagai berikut LABA / PROFIT/keuntungan :
v KOMPENSASI ATAS RESIKO YG DITANGGUNG PERUSAHAAN
v NILAI PENERIMAAN TOTAL PERUSAHAAN DIKURANGI BIAYA TOTAL yg DIKELUARKAN PERUSAHAAN
semakin besar resiko laba diperoleh harus besar dan sebaliknya.
Ï€ = TR – TC
Ï€ = Laba /profit , pendapatan total = TR ( TOTAL REVENUE ) & biaya total = TC
Ï€ = Laba atau Profit secara keseluruhan adalah Rp 350.000


Tugas 3
Nilai Kepuasan Siomay
Tabel TU dan MU
Barang Unit /
Jam
Harga /
Unit
Uang yang
Dikeluarkan
Kegunaan Total
Atau TU
Tambahan
MU
1
12000
12000
200
25
2
12000
24000
225
50
3
12000
36000
275
25
4
12000
48000
300
0
5
12000
60000
300
-25
6
12000
72000
275
-50
7
12000
84000
225
-25
8
12000
96000
200
Yang kami bahas pada soal ketiga adalah Nilai kepuasan Siomay, ketika pada porsi ke-1 sampai ke-3, konsumen masih dapat menikmati Siomay yang ia makan, diporsi ke-4 konsumen sudah cukup kenyang dan mulai di porsi ke-5 nilai dalam sebuah Siomay menurun sebanyak -25, nilai plus pada MU menunjukkan peningkatan nilai dalam suatu barang sedangkan nilai minus pada MU menunjukkan penurunan nilai dalam suatu barang .
Grafik TU dan MU

Minggu, 10 April 2011

Hukum Permintaan, Hukum Penawaran dan Equilibrium

PT. KONVEKSI JAYA


Hukum Permintaan

Harga

Jumlah yang diminta

50000

200

40000

400

30000

600

20000

800

10000

1000



Hukum Penawaran

Harga

Jumlah yang ditawarkan

50000

1000

40000

800

30000

600

20000

400

10000

200



Equilibrium

Persamaan : Qd = 800-18p dan Qs=-20+2p

Qd=Qs

800-18p = -20+2p

820 = 20p

p = 41

Qd = 800-18p Qs = -20+2p

= 800-18(41) = -20+2(41)

= 800-738 = 62 = -20+82 = 62

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!